081110067389

Kesalahan Vacuum Kolam yang Membuat Air Justru Semakin Keruh

Kesalahan Vacuum Kolam yang Membuat Air Justru Semakin Keruh. Melakukan vacuum kolam renang seharusnya membantu mengangkat debu, pasir, daun halus, dan kotoran yang mengendap di dasar kolam. Namun, jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat, proses vacuum justru dapat membuat kotoran kembali tersebar sehingga air kolam semakin keruh.

Masalah ini cukup sering terjadi, terutama ketika pemilik kolam belum memahami cara menggunakan vacuum head, selang vacuum, dan sistem filtrasi dengan benar. Lantas, apa saja kesalahan yang perlu dihindari?

1. Menggerakkan Vacuum Terlalu Cepat

Salah satu kesalahan paling umum adalah menggerakkan vacuum head terlalu cepat.

Kotoran yang berada di dasar kolam, terutama debu dan partikel halus, membutuhkan proses penyedotan secara perlahan. Jika vacuum head digerakkan dengan terburu-buru, endapan dapat terangkat dan menyebar ke dalam air sebelum berhasil tersedot.

Sebaiknya gerakkan vacuum head perlahan dan teratur, terutama pada area yang memiliki banyak endapan.

2. Selang Vacuum Masih Mengandung Udara

Udara yang masuk ke dalam selang dapat menyebabkan daya hisap vacuum berkurang. Akibatnya, kotoran di dasar kolam tidak terangkat secara maksimal.

Sebelum melakukan vacuum, pastikan selang sudah terisi air dan tidak terdapat banyak udara di dalamnya. Dengan aliran yang lebih stabil, proses penyedotan kotoran dapat berjalan lebih optimal.

3. Salah Memilih Mode pada Filter

Kesalahan dalam menentukan posisi valve juga dapat membuat hasil vacuum kurang maksimal.

Untuk endapan ringan, vacuum umumnya dapat dilakukan melalui sistem filtrasi. Namun, apabila kotoran sangat banyak atau air mengandung endapan halus dalam jumlah tinggi, penggunaan mode pembuangan dapat menjadi pertimbangan agar kotoran tidak kembali melewati sistem filtrasi.

Pemilihan mode harus disesuaikan dengan kondisi kolam dan sistem plumbing yang digunakan.

4. Filter Kolam Sudah Kotor

Jangan hanya fokus pada vacuum head. Kondisi filter kolam renang juga sangat menentukan hasil pembersihan.

Media filter yang terlalu kotor atau filter yang tidak bekerja dengan baik dapat membuat partikel halus tidak tertahan secara maksimal. Akibatnya, sebagian kotoran berpotensi kembali ke kolam melalui sistem sirkulasi.

Setelah melakukan vacuum, lakukan pemeriksaan terhadap filter dan lakukan backwash apabila memang diperlukan.

5. Mengabaikan Kotoran di Permukaan Kolam

Vacuum terutama digunakan untuk membersihkan bagian dasar kolam. Sementara itu, daun, serangga, dan kotoran yang mengambang di permukaan sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu menggunakan leaf skimmer.

Jika kotoran permukaan tidak dibersihkan, sebagian dapat kembali tenggelam dan membuat pekerjaan vacuum menjadi lebih berat.

6. Vacuum Tanpa Memeriksa Kondisi Air

Air kolam yang keruh tidak selalu disebabkan oleh kotoran di dasar. Masalah juga dapat berkaitan dengan kondisi chemical, pertumbuhan alga, sirkulasi, atau kemampuan filtrasi.

Karena itu, jika air tetap keruh setelah vacuum, jangan langsung mengulangi proses vacuum berkali-kali. Periksa kondisi air dan sistem filtrasi untuk mengetahui sumber masalahnya.

7. Mengubah Posisi Valve Saat Pompa Menyala

Hindari memindahkan posisi multiport valve ketika pompa masih menyala. Matikan pompa terlebih dahulu sebelum mengubah posisi valve.

Kebiasaan tersebut penting untuk membantu menjaga komponen valve dan sistem filtrasi tetap bekerja dengan baik.

Cara Vacuum Kolam yang Lebih Efektif

Agar proses vacuum kolam renang tidak membuat air semakin keruh, persiapkan peralatan seperti vacuum head, telescopic pole, vacuum hose, dan leaf skimmer.

Bersihkan kotoran berukuran besar terlebih dahulu. Setelah itu, pastikan selang vacuum terisi air dan sistem sudah siap digunakan. Gerakkan vacuum head secara perlahan dari satu area ke area lainnya tanpa mengaduk endapan.

Jika dasar kolam memiliki endapan yang sangat tebal, lakukan proses secara bertahap. Jangan memaksakan seluruh kotoran tersedot dalam waktu singkat karena justru dapat membuat air semakin keruh.

Setelah selesai, periksa kembali kondisi filter dan sistem sirkulasi.

Kapan Harus Memanggil Jasa Perawatan Kolam?

Jika air tetap keruh meskipun vacuum sudah dilakukan dengan benar, kemungkinan masalah tidak hanya berasal dari teknik vacuum. Filter, pompa, sistem sirkulasi, atau kondisi air mungkin membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan profesional dapat membantu menemukan penyebabnya sehingga Anda tidak perlu mencoba berbagai metode secara sembarangan.

Percayakan Perawatan Kolam kepada Blue Smart

Untuk Anda yang membutuhkan perawatan kolam renang, Blue Smart dapat menjadi pilihan untuk membantu menangani berbagai kebutuhan perawatan kolam.

Perawatan yang dilakukan secara rutin tidak hanya berfokus pada proses vacuum, tetapi juga memperhatikan kebersihan kolam, sistem filtrasi, sirkulasi, dan kondisi air secara keseluruhan.

Selain jasa perawatan, pastikan peralatan seperti vacuum head, vacuum hose, pompa, filter, dan perlengkapan lainnya dipilih sesuai kebutuhan kolam.

Kesalahan vacuum kolam renang dapat membuat kotoran justru kembali tersebar ke dalam air. Dengan teknik yang tepat, peralatan yang sesuai, serta sistem filtrasi yang terawat, proses vacuum dapat membantu menjaga kolam tetap bersih dan jernih.

Jangan ragu untuk berdiskusi dengan kami untuk menyesuaikan kebutuhan Anda. Bluesmart merupakan kontraktor kolam renang berpengalaman dengan tim profesional. Hubungi kami jika Anda ingin membuat kolam renang impian Anda (0811-1006-7389)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *